Penyebab Nyeri Punggung Pada Anak dan Cara Pencegahanya

image

.

Posisi duduk yang kurang tepat bisa memicu nyeri punggung, tak terkecuali pada anak-anak. Pada prinsipnya, tulang belakang dirancang dalam posisi huruf ‘S’. Sayangnya, ketika anak terlalu membungkuk ke meja atau duduk di tempat tidur sambil bermain gadget, struktur tulang belakang akan berubah menjadi huruf ‘C’.

Hal itu disampaikan Chetan Khanna, terapis okupasi dan konsultan ergonomis di Dynamic Occupational Health. Ia mengatakan rasa nyeri yang muncul merupakan indikator bagi tubuh untuk segera mengubah posisi sehingga menghilangkan tekanan yang dialami tulang belakang. Khanna mengatakan ada tiga prinsip ergonomis yang bisa diterapkan anak-anak ketika duduk di kursi belajarnya, terutama saat di sekolah.

Pencegahan

* Gunakan kursi di mana bagian belakangnya bisa menyangga tulang belakang dengan tepat kemudian pilih kursi dengan bagian belakang yang sesuai dengan kurva tulang belakang, namun tetap bisa membuat anak leluasa bergerak.

* Saat duduk posisi kaki harus menempel di lantai sehingga kaki membentuk sudut 90 derajat dengan lantai. Jika kursi yang dipakai anak terlalu tinggi dan kakinya justru menggantung, ada baiknnya gunakan tambahan bangku kecil atau balok sebagai tumpuan kaki.

* Pilih kursi dengan sandaran tangan yang dapat menopang siku dan bahu dengan rileks. Sedangkan, kursi yang stabil di mana bisa diatur ketinggiannya juga lebih baik. Sementara itu, dokter spesialis anak dan fisioterapis tulang belakang,

* Anak tidak terlalu lama berada di posisi duduk supaya terhindari dari nyeri punggung. Pemakaian gadget sering membuat anak menghabiskan waktunya dalam posisi duduk dan kepala yang menunduk. Maka itu, penting bagi orang tua meminta anak berdiri dan bergerak tiap 30 sampai 40 menit sekali. Coba lakukan peregangan dengan meletakkan tangan di pinggul dan menarik-dorong tubuh ke atas dan ke bawah beberapa kali. Lalu memiringkan badan ke kiri dan ke kanan dengan kaki tetap menapak.

Di rumah pun, orang tua mesti mencontohkan pentingnya peregangan setelah duduk dalam waktu lama. Sehingga, mengubah kebiasaan sejak dini penting dilakukan untuk mencegah nyeri punggung berkepanjangan dan makin parah. Sebab, masalah tulang di usia muda pastinya berpengaruh pada masalah tulang yang dialami anak di kemudian hari.

Sumber : essensialkids dan berbagai sumber lainnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s