Inilah Beda Infeksi atau Alergi

Beda Infeksi atau Alergi

Secara sepintas atau secara teoritis tampaknya sangat mudah membedakan alergi atau infeksi. tetapi, fakta yang sering terjadi pnderita bahlkan dokter kadang sulit membedakan antara infeksi dan alergi. Hal ini terjadi karena infeksi tidak harus disertai demam. Pedoman umum yang lebih mudah untuk membedakan alergi dan infeksi adalah saat alergi gangguannya ringan, tetapi saat terkena infeksi gangguannya lebih berat dan luas.

Pada penderita alergi, saat gejala alergi tidak terkendali bila terserang infeksi maka manifestasinya akan lebih berat.

  • Misalnya pada bayi yang mengalami gangguan dermatitis atau kulit yang sensitif. Saat sehat kadang timbul gejala alergi pada kulit tetapi sangat ringan mungkin hanya kasar sedikit dikulit atau timbul seperti gigitan nyamuk satu atau dua. Tetapi saat terkena infeksi saluran napas atau flu maka gangguan kulit tersebut akan semakin berat dan luas kadang sampai hampir seluruh muka dan sebagian badan.
  • Pada bayi dengan gangguan saluran cerna seperti muntah. Saat alergi biasanya hanya muntah 1-2 kali tetapi saat terkena infeksi muntah lebih berat dan lebih sering hingga 4-5 kali lebih.
ALERGI  INFEKSI atau (Gejala alergi dipicu infeksi virus)
  • Kulit Bayi : kasar sedikit di pipi. bintik merah satu atau dua.
  • Pada anak atau dewasa : kulit seperti digigit nyamuk 1-2, timbul bintik kasar sedikit
  • Bruntusan dan bercak merak lebih banyak, lebih merah, lebih luas dan lebih kasar.
  • Pada anak atau dewasa : kulit seperti digigit nyamuk atau serangga lebih banyak dan bengkak lebih besar, timbul bintik kasar dan bruntusan lebih luas, sering dikira penyakit campak.Saat infeksi timbul biduran atau kaligata (urtikaria)
  • BAB : berak lebih 3 kali perhari, ngeden, hijau muda
  • Nyeri perut ringan sering dikira pura-pura, karena hilang timbul tanpa diobatiMudah muntah tetapi ringan dan tidak tiap hari
  • BAB : lebih cair, warna lebih hijau tua atau hitam bau lebih tajam
  • Nyeri perut lebih hebat kadang sampai menangisMuntah lebih sering dan lebih banyak.
  • Saat terkena infeksi Muntaber biasanya muntah lebih hebat seringkali harus mengalami perawatan pemberian infus di rumah sakit
  • Pada bayi napas bunyi grok-grok ringan (hiperreasktifitas bronkus) tidak disertai batuk sama sekali.
  • Pada anak Batuk lebih ringan, biasanya malam lebih sering siang hilang
  •  Pada bayi napas grok-grok lebih keras terdengar, terdengar batuk hanya sekali-sekali.
  • Pada anak batuk Siang juga batuk tetapi malam hari lebih keras, kadang disertai dahak kuning, kental dan hijau
  •  Pilek atau bersin hanya malam dan pagi hari
  • Pilek atau bersin lebih sering dan lebih keras baik siang atau malam. Ingus kental, hijau atau kuning.
  • Mata gatal, di bawah mata sering sedikit kehitaman
  •  Mata lebih gatal, di bawah mata sering lebih gelap. Kadang disertai bengkak pada bibir dan kelopak mata
  •  Pada bayi timbul kotoran atau belekan di satu sisi mata.
  •  Pada bayi timbul kotoran atau belekan lebih banyak dan timbul di kedua sisi mata
  •  Sulit BAB, ngeden, 1- 2 hari sekali, feses blat, hitam atau hijau
  •  Sulit BAB lebih keras, lebih ngeden, BAB lebih jarang sampai 3-5 hari sekali, hitam atau hijau
  •  Batuk-batuk malam, sering napas dalam (menghela napas, atau menarik napas dalam)
  •  Sesak, bila batuk lendir sangat banyak dan bunyi ngik-ngik atau mengi.
 Kalau ringan tanpa obat,

  • atau obat alergi biasa. Tidak perlu inhalasi atau fisioterapi
  •  Antibiotika tidak perlu bila infeksinya karena virus. Kalau sesak atau napas berat perlu inhalasi atau fisioterapi
 wp-1495004128698.

 

wp-1510726155282..jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s