Tips dan Cara Menidurkan Bayi

wp-1520211630777..jpgTips dan Cara Menidurkan Bayi

  • Membuat Sang Bayi Nyaman. Ganti popok sang bayi. Bayi mungkin sulit tidur jika popoknya basah atau kotor. Begitu sang bayi dipakaikan popok kering, dia akan merasa lebih nyaman dan dapat tidur lebih nyenyak.
  • Susui sang bayi. Susui sang bayi satu kali lagi untuk mengisi perutnya sebelum dia pergi tidur. Namun, jangan terlalu banyak memberinya susu. Jika ia minum terlalu banyak susu, dia bisa merasa tidak nyaman dan kesulitan untuk tidur.
  • Beri pijatan pada bayi. Buat bayi Anda santai dengan menggosok tubuhnya. Duduklah dengan sang bayi di lantai. Telungkupkan bayi dan gosok-gosok kaki, betis, punggung, lengan dan kepalanya dengan lembut. Kemudian letakkan dia telentang dan gosok dada, perut, dan bagian depan kaki dan lengannya.
  • Bernyanyi atau bicaralah secara perlahan dengan bayi Anda ketika Anda memberinya pijatan.
  • Gunakan minyak bayi tanpa aroma jika Anda mau.
  • Tunggu sekitar 45 menit setelah memberi makan bayi Anda sebelum memijatnya. Anda dapat membuat perutnya sakit dengan memberikan tekanan apa pun pada tubuhnya.
  • Redakan rasa sakit yang ada karena pertumbuhan gigi. Sering kali bayi mengalami kesulitan untuk tidur ketika gigi barunya tumbuh. Jika Anda menduga kalau gigi bayi Anda sedang tumbuh, berikan dia teething ring (mainan cincin yang terbuat dari karet digunakan pada saat bayi tumbuh gigi) untuk digigit sebelum tidur.[4]
    Apabila rasa sakit karena tumbuh giginya terasa buruk, berikan bayi Anda satu dosis Infant Tylenol (Tylenol untuk Bayi). Pastikan Anda mengikuti instruksi dosis pemakaian yang tertera pada botol.
  • Pakaikan sang bayi pakaian yang nyaman. Jika piyama yang dikenakan sang bayi terasa gatal atau tidak nyaman, mungkin saja dia tidak bisa cukup rileks untuk dapat tidur nyenyak. Pastikan bayi Anda mengenakan pakaian yang nyaman dan enak dipakai. Pakaian yang terbuat 100% dari katun adalah pilihan yang bagus.
  • Periksa adanya ruam. Bayi sering terganggu oleh ruam popok atau biang keringat. Periksa daerah sekitar popoknya untuk memastikan bahwa tidak ada daerah kemerahan pada tubuhnya yang membuatnya tidak nyaman. Periksa di bawah pakaian sang bayi untuk melihat apakah ada biang keringat. Jika pakaian yang dikenakannya terlalu panas, kulit sang bayi dapat menjadi merah dan berbercak yang membuatnya merasa tidak nyaman.
  • Pastikan sang bayi tidak sakit. Ketika seorang bayi mengalami pilek atau flu perut, ia mungkin tidak bisa tidur nyenyak. Redakan rasa sakitnya dengan Infant Tylenol (Tylenol untuk Bayi) atau sebuah waslap dingin jika ia mengalami demam atau tidak enak badan. Luangkan lebih banyak waktu untuk menggendong dan menimang sang bayi.

Mengubah Lingkungan

  • Matikan lampu kamar. Terus menyalakan lampu pada kamar bayi dapat membuatnya terus terjaga. Ketika kamar dalam keadaan gelap, otak mulai melepaskan melatonin yang memicu tidur. Matikan lampu di malam hari, langkah ini akan membantu bayi mengenali kapan waktunya tidur.
  • Redupkan lampu-lampu di sekitar rumah ketika mendekati waktu tidur. Hal ini akan membantu sang bayi bersiap untuk tidur dengan menyadari kalau cahaya di sekitarnya mulai redup.
  • Jika Anda butuh lampu malam di kamar, gunakan lampu yang mengeluarkan cahaya kebiruan alih-alih cahaya kuning atau putih. Cahaya kebiruan akan lebih sedikit memberi stimulasi bagi bagi otak.
  • Periksa suhu kamar. Kamar bayi harus berada pada suhu sekitar 21 derajat Celcius. Suhu kamar tersebut menjadi suhu yang paling nyaman bagi sang bayi. Selimuti sang bayi dengan selimut tipis dan tubuhnya akan cukup hangat.
  • Pindahkan sang bayi ke kamar lain. Jika si bayi berbagi kamar dengan saudaranya yang lebih tua, bisa jadi hal tersebut terlalu merangsang otaknya sehingga ia kesulitan untuk tidur. Jika sang bayi tidur di kamar orang tua, dan ada yang sering keluar masuk kamar tersebut, hal ini dapat mengganggu tidur sang bayi. Pindahkan bayi ke kamar lain yang lebih tenang.
  • Nyalakan musik yang menenangkan. Musik pengantar tidur dapat menenangkan sang bayi dan membuainya agar tidur. Suara-suara alam, seperti suara hujan atau lautan juga menenangkan. Nyalakan musik tersebut pada volume rendah.
    Menyanyikan lagu pengantar tidur untuk sang bayi juga dapat berhasil menidurkannya.[7]
    Derau putih alias white noise juga dapat membantu menenangkan sang bayi. Alat penghasil derau putih dapat dibeli di toko-toko besar. Anda juga dapat menggunakan kipas angin atau penyaring udara untuk menghasilkan derau putih. Pastikan kipas itu diarahkan menjauh dari sang bayi.
  • Cobalah untuk membuat kamar tersebut hening. Meskipun sejumlah bayi dapat tertidur karena mendengar musik, beberapa yang lain butuh keheningan untuk dapat tidur. Matikan musik dan hilangkan suara-suara lainnya. Tutup pintu kamar sang bayi. Hal ini akan membantu mengontrol suara yang datang ke kamar sang bayi.
  • Menggunakan Gerakan untuk Menidurkan Bayi. Ayunkan tubuh sang bayi agar tidur. Gerakan akan membuai sebagian besar bayi tertidur. Para bayi juga akan menerima pelukan Anda dan akan merasa aman dan disayangi. Gendong sang bayi dalam dekapan Anda dan ayunkan dia maju dan mundur. Cobalah berbagai pola ayunan yang berbeda: naik dan turun, ke kiri dan ke kanan, dan sebagainya.[8]
    Cobalah duduk di kursi goyang sembari mengayunkan sang bayi.
    Beberapa sumber memperingatkan agar jangan mengayunkan bayi Anda untuk tidur setelah usianya melewati 4 sampai 6 bulan. Sang bayi dapat menjadi tergantung pada Anda untuk menggendongnya agar bisa tidur. Keputusan ada di tangan Anda.
  • Gendonglah sang bayi. Letakkan bayi Anda dalam kain gendong atau alat penggendong bayi. Ketika sang bayi dekat dengan kehangatan tubuh Anda, mendengarkan detak jantung Anda, dia akan menjadi rileks dan mulai tertidur. Langkah ini sangat berguna jika Anda mencoba untuk membuat sang bayi tidur siang di siang hari. Menggunakan alat penggendong bayi atau kain gendong memungkinkan Anda untuk beraktifitas di sekitar rumah atau pergi berjalan-jalan selagi sang bayi tidur.
  • Coba gunakan ayunan bayi. Ayunan bayi adalah alat yang sangat berguna dengan tenaga mesin untuk mengayun sang bayi secara otomatis. Tempatkan sang bayi di dalam ayunan dan selimuti dia dengan selimut yang nyaman. Nyalakan ayunan tersebut dan awasi si kecil yang mulai terlelap.
    Beberapa bayi tidak tertidur di dalam ayunan. Sebaliknya, mereka semakin terstimulasi dengan gerakan alat tersebut dan akan terus membuka mata untuk melihat dunia yang bergerak di sekitar mereka.
  • Pergilah berjalan-jalan. Bagi beberapa bayi, keluar rumah dan menghirup udara segar dapat membuat mereka lelah. Letakkan bayi Anda dalam kereta dorong dan pergilan berjalan-jalan. Perpaduan dari gerakan kereta dorong dan udara segar dapat membuat sang bayi terlelap.
  • Pergilah mengendarai mobil. Beberapa bayi tertidur dengan mudah ketika tengah berkendara di dalam mobil. Gerakan dari mobil cukup untuk membuat mereka mengantuk, sementara derau putih dari mesin juga menenangkan mereka. Kenakan baju yang enak dipakai pada bayi Anda dan selimuti dia di tempat duduknya dengan selimut yang nyaman.

Membuat Kebiasaan Waktu Tidur

  • Ciptakan waktu tidur yang konsisten. Menidurkan bayi pada waktu yang sama setiap malam akan membantu tubuhnya bersiap untuk tidur pada waktu tertentu. Niatkan untuk menidurkan bayi Anda antara pukul 6 sore dan 8 malam, setiap malam.
  • Mainkan permainan yang tenang sebelum tidur. Bantu sang bayi agar rileks di malam hari dengan memainkan permainan yang tenang. Simpan aktifitas dan suara-suara gaduh untuk siang hari saja. Mainkan permainan kesukaan bayi Anda tepat sebelum waktu tidur sehingga dia mengerti bahwa dia akan melakukan hal yang menyenangkan sebelum tidur
  • Mandikan sang bayi. Mandi air hangat dapat menjadi sebuah cara yang santai untuk membuatnya merasa rileks. Biarkan sang bayi bermain air di bak mandi selama beberapa saat dan kemudian pakaikan dia baju yang nyaman dipakai untuk tidur.
  • Bacakan buku untuk bayi Anda. Peluk bayi Anda dan bacakan sebuah buku untuknya dengan suara yang tenang dan pelan. Meskipun dia terlalu kecil untuk mengerti tentang cerita Anda, dia akan merespons dengan baik pada kedekatan tubuh Anda dan menjadi tenang dengan mendengar suara Anda.
  • Cobalah untuk melakukan rutinitas tidur yang sama setiap malamnya. Konsistensi adalah kunci utama dalam menangani bayi. Niatkan untuk melakukan rutinitas waktu tidur yang sama setiap malamnya. Misalnya, cobalah untuk memandikan sang bayi, kemudian memainkan beberapa permainan, lalu membaca sebuah buku dan setelah itu mematikan lampu.

Membangun Kebiasaan Tidur yang Baik

  • Banyak beri makan sang bayi saat siang hari. Jaga agar perut si kecil tetap kenyang saat siang hari. Perhatian para bayi sering teralihkan oleh keasyikan bermain sehingga mereka lupa kalau mereka lapar. Ketika waktu malam tiba, mereka sadar mereka lapar dan butuh makan lebih sering sepanjang malam. Beri makan sang bayi agar kenyang sepanjang hari sehingga perutnya akan tetap kenyang di malam hari.
  • Tetapkan jadwal tidur siang yang teratur. Para bayi harus mulai memiliki jadwal tidur siang yang teratur sejak usia sekitar 2-4 bulan. Bayi tidur siang paling sedikit 2 sampai 3 kali setiap harinya, tergantung pada usia. Seorang bayi tidak akan tidur lebih nyenyak apabila dia melewatkan waktu tidur siang pada siang hari. Sebaliknya, dia akan tidur dengan lebih tidak nyenyak karena otaknya akan melepaskan hormon kortisol, hormon yang merespons stress. Hal ini akan membuatnya tidur dengan lebih gelisah. [14] Buatlah kebiasaan tidur siang yang konsisten untuk memastikan sang bayi lebih mudah tidur di malam hari.
  • Simpan kegiatan yang berisik untuk siang hari. Dorong kebiasaan tidur yang baik dengan melakukan kegiatan berisik di siang hari dan kegiatan tenang di malam hari. Bayi Anda akan terstimulasi saat siang hari, namun akan belajar untuk tenang saat malam hari. Dia tidak akan ingin bermain dan dihibur pada malam hari.
  • Letakkan sang bayi di tempat tidur ketika dia mengantuk. Cobalah meletakkan sang bayi ketika dia mengantuk namun tidak sepenuhnya tidur. Dia akan mulai belajar untuk tidur dengan sendirinya alih-alih mengandalkan Anda untuk membantunya tidur.

Harus Diperhatikan

  • Selalu letakkan bayi Anda dalam posisi telentang saat tidur. Tidur dalam posisi telentang dianggap lebih aman dibanding membuat sang bayi tidur dalam posisi menyamping atau tengkurap, posisi yang dapat membuatnya lebih sulit bernapas (kecuali dokter menyarankan Anda untuk melakukannya seperti itu, menurut kesehatan sang bayi). Tidur telentang diduga membantu mencegah Sindrom Kematian Bayi Mendadak atau Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Referensi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s